semua pasti bisa

Kamera Berbentuk Mata Manusia

02/11/2009 20:27

Peneliti dari Universitas Illinois dan Universitas Northwestern telah mengumumkan perkembangan kamera berdasarkan desain biologis dari mata manusia. Kamera tersebut tidak akan dibuat dalam resolusi 10 megapiksel, namun kamera tersebut diyakini dapat memberikan gebrakan baru dalam dunia bioengineering.

 

Prof. John Rogers, kepala peneliti tim pengembang alat ini dari Universitas Illinois mengungkapkan pengembagan alat ini telah membuat kemungkinan baru dari peralatan elektronik ke mana saja, bahkan ke tempat yang tidak kita duga sebelumnya. Peneliti dari Universitas Northwestern dan institusi akademik lainnya juga ikut membantu pembuatan desain dan proses dalam pabrik.

 

Menurut Rogers, pengembangan kamera ini merupakan era baru dalam dunia penglihatan buatan. Teknologi tersebut memiliki permukaan yang keras, menunjuukan memang benar nyata sebuah peralatan elektronik. Terdapat fitur layanan dalam kamera tersebut yakni mata manusia yang menjadi porors, men-scan-nya dan mengumpulkan hasil scan dalam layar informasi dengan retina yang fleksibel. Seperti pada desain natural yang memiliki konponen yang fleksibel dan properties yang keras, yang sebelumnya menjadi hal yang tidak mungkin bagi para tim pengembag. Rogers menjelaskan bahwa pihaknya bersama anggota peneliti lainnya telah menambahkan sensor gambar dan cahya dalam material elastic tanpa merusak koneksi elektronik atau membuat distorsi gambar.

 

Untuk menananmkan komponen elektronik dalam kamera ini, pertama kali tim pengembang akan mengembangkan membran karet ke dalam bentuk belahan mata. Membran ini akan dibentangkan untuk menyokong bentuk mata. Sebuah array sensor akan langsung dipasang di silicon yang ditransfer menggunakan proses planar, seperti pada pembuatan chip. Ketika membran mendekati mata, maka kamera tersebut akan mengembalikan bentuk asli mata dan mengompresnya ke array focal. Desain khusus dari kamera ini berupa interkoneksi dari membran ke mata dengan piksel detector. Array focal akan ditransfer ke kaca yang akan menampilkan bentuk asli mata.

 

Hasil kamera mata buatan ini adalah yang pertama di dunia. Resolusi kamera ini sebesar 256 piksel. Menurut Rogers, kamera ini dibuat berdasarkan desain mata manusia asli, termasuk point focal dari lensa. Rogers menuturkan, peningkatan kemampuan biteknologi ini dengan menggabungkan properties mekanik kamera dengan retina buatan ke dalam hasil retina yang actual, dan hal ini merupakan konsep kerja masa depan nantinya.

© 2009 All rights reserved.

Make a website for freeWebnode