semua pasti bisa

Perusahaan Latih Pegawai dengan Video Game

02/11/2009 19:53

Teknologi  video game semakin populer ketika mereka masuk ke lingkup perusahaan dengan tujuan untuk memberikan training dan tool lainnya yang dapat menghemat biaya perusahaan. Berdasarkan Forrester Research Inc, teknologi video game juga digunakan perusahaan yang memakainya untuk mencari tenaga muda yang masih produktif dan membantu menghasilkan teknologi informasi yang ramah lingkungan.

 

Forrester Research Inc mengungkapkan bahwa beberapa perusahaan telah mulai menggunakan game yang serius untuk mengevaluasi kinerja pegawainya. Mereka juga mendefinisikan bahwa penggunaan game atau game yang dinamis tidak semata-mata untuk menghibur pemainnya, namun juga lebih untuk memberikan inspirasi aksi tertentu, memberikan efek untuk membentuk perubahan sikap dan attitude atau untuk memberikan pelajaran tertentu dalam pencapaian tujuan organisasi atau perusahaan, tambahnya.

 

Menurut laporan Forrester, kebanyakan perusahaan seperti Johnson & Johnson, Volvo dan Hotel Hilton memilih untuk menggunakan tool game yang serius untuk melatih pegawainya dalam tugas yang bervariasi. Forrester juga mencatat bahwa banyak department IT yang telah belajar untuk menggunakan teknologi video game seperti virtualisasi dan video conference untuk membantu memenhui permintaan perusahaan dalam rangka penghematan energi. Sebagai department IT, maka mereka sangat senang dengan teknologi tersebut, dan mereka ingin menggunakan video game untuk membantu mengurangi biaya training dan pendidikan pegawai, catat Forrester.

 

Forrester menilai mengenai penggunaan teknologi video game ini bergantung pada tujuan dari adanya game tersebut di perusahaan. Sebagai contoh, di Hotel Hilton yang dimiliki oleh artis Paris Hilton, memberikan layanan game "Ultimate Team Player", yang digunakan untuk mensurvei loyalitas dan kepuasan pelanggan yang akan dilakukan oleh para tamu hotel sebelum mereka check-out dari hotel.

© 2009 All rights reserved.

Make a website for freeWebnode